Sifat cahaya yang mendua: Gelombang – Partikel


(Pustaka Fisika). Menurut pendapat lama, sebuah partikel adalah konsentrasi energi didalam ruang dan waktu, sedangkan gelombang nya tersebar di daerah yang lebih besar dari ruang dan waktu. Pertanyaan apakah cahaya adalah aliran partikel  atau bertindak sebagai gelombang sudah sangat lama diajukan oleh para ilmuwan. Pada awal abad kesembilan belas percobaan telah diusulkan untuk menunjukkan keyakinan bahwa cahaya adalah gerakan gelombang. Seorang tokoh kunci dalam usaha ini adalah Thomas Young, salah satu ilmuwan paling cerdas dan pintar yang pernah hidup, yang mempelajari difraksi dan interferensi cahaya yang sudah sejak tahun 1803 dengan hasil yang memberikan dukungan kuat untuk teori gelombang Huygens Kristen sebagai lawan dari teori partikel dari  Isaac Newton. Kontribusi lebih lanjut dilakukan oleh banyak peneliti lain, di antaranya Augustin Jean Fresnel, yang menunjukkan bahwa cahaya adalah gelombang transversal.

Young Eksperimen

Teori Newton tentang partikel cahaya tampaknya sangat cocok dan mampu untuk menjelaskan garis lurus pembiasan bayangan benda tajam yang ditempatkan dalam berkas cahaya. Namun teori gelombang diperlukan untuk menjelaskan fenomena dimana cahaya memperlihatkan pola gelap dan terang pada percobaan. Teori gelombang ini juga mampu untuk menjelaskan fakta bahwa tepi bayangan tidak cukup tajam. Teori matematika elektromagnetisme oleh James Clerk Maxwell, didirikan pada 1864, mengemukakan pandangan bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnetik, menyebar diruang hampa sebagai pancaran gelombang.  Adalah Heinrich Hertz  yang telah berhasil menemukan lewat percobaan eksperimental dari teori yang digagas oleh maxwel tentang gelombang elektromagnet. Keberadaan gelombang elektromagnetik di radio-frekuensi di tahun 1880-an. Maxwell meninggal pada tahun 1879 dan Hertz meninggal hanya 37 tahun pada tahun 1894, dua tahun sebelum kematian Alfred Nobel. Pada akhir abad ke-19, yang juga adalah waktu ketika Hadiah Nobel dilembagakan, sifat gelombang cahaya semakin dikukuhkan sebagai hakikat dari cahaya apalagi ditunjukkan lewat  pemberian nobel kepada Hertz.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s